Senin, 28 Desember 2009

OMEGA DeVille MICHAEL SCHUMACHER





Michael Schumacher, yang lahir tanggal 3 Januari 1969 di Hürth-Hermülheim, Jerman, merupakan putra pertama dari pasangan Rolf Schumacher dan Elizabeth. Ayahnya, Rolf merupakan seorang marshall disebuah trek gokart di Kerpen. Dari sinilah ketertarikan Schumi terhadap dunia balap tumbuh, dan dari sinilah kelak, seorang anak ingusan tumbuh besar menjadi salah satu tokoh dunia paling disegani (urutan 17 majalah Forbes, sementara David Beckham ada di posisi 18).
Pada tahun 1975, lahirlah sang adik yang kemudian dinamai Ralf Schumacher. Saat itu Schumi juga suka bermain sepak bola. Kebetulan markas FC Köln tidak jauh dari kediaman Schumi dan Ralf, sehingga kakak beradik ini mendapatkan pelajaran sepak bola dari kiper tim nasional Jerman sekaligus kiper utama FC Koln saat itu, Toni Schumacher. Sewaktu kecil, Schumi lebih banyak bermain sebagai kiper di tim sepak bola lokal daerahnya, dan kemudian lama-kelamaan ia beralih menjadi seorang striker. Saat ini, ia juga masih sering bermain sepak bola. Bersama beberapa pesepakbola professional seperti Ronaldo, Zinedine Zidane, Pavel Nedved, dan Alessandro Del Piero, Schumi sempat mengadakan pertandingan amal, dengan tim yang diisi para atlet seperti Boris Becker, Roger Federer, dan Valentino Rossi. Turun sebagai pelatih dalam pertandingan amal tersebut adalah bos Schumi di Ferrari, Jean Todt sebagai pelatih tim atlet Schumi (dengan bimbingan langsung dari pelatih Juventus saat itu Marcello Lippi), dan Pele sebagai pelatih untuk tim pesepakbola professional.[15][16] Selain itu, Schumi dan Rubens Barrichello juga pernah hadir di final Liga Champions musim 2002-03 antara AC Milan vs. Juventus di stadion Old Trafford, Manchester, Inggris. Dan mereka berdua mendukung Juventus sebagai salah satu anak perusahaan FIAT yang juga membawahi tim Ferrari, sayangnya Juve kalah via adu penalti.
Pada usia 9 tahun, Michael mulai turun di kejuaraan gokart lokal. Lalu pada usia 16 tahun, di kala ia masih duduk di bangku sekolah, Schumi kerap membantu adiknya dalam balapan gokart. Kala itu, Schumi menjadi mekanik dari gokart yang ditunggangi oleh adiknya. Schumi pun lantas sempat mencoba bangku kuliah di sela-sela karir balapnya, namun impiannya menjadi seorang sarjana pupus setelah ia memutuskan untuk berkonsentrasi di arena balap. Dan siapa yang menyangka bahwa dari sinilah kelak nama Michael Schumacher akan di kenal luas oleh dunia.
Schumi adalah seorang penyayang binatang. Ia mempunyai lima ekor anjing di rumahnya. Salah satunya merupakan anjing pungut, yang ia ambil dari Brazil, ketika berlangsungnya GP Brazil tahun 1997. Dan kini, anjing yang beri ia nama "Flo" tersebut masih tetap setia tinggal bersama Schumi di Swiss. Nama "Flo" merupakan plesetan dari kata bahasa Jerman, "Flea", yang berarti kutu, dan memang di tubuh Flo saat pertama kali ia pungut, dipenuhi oleh banyak kutu. Selain anjing, Schumi juga memiliki seekor kura-kura. Kura-kura tersebut adalah pemberian Mika Hakkinen, yang merupakan seorang pecinta kura-kura. Oleh Schumi, kura-kura tersebut kemudian diberi logo sponsor pribadinya, Deutsche Vermogensberatung, supaya mudah ditemukan bila ia hilang.
Schumi menikah dengan Corrina pada pertengahan 1995, dan mempunyai dua anak, Gina Maria (lahir tahun 1997) dan Mick (lahir tahun 1999). Sebelumnya, Corrina adalah mantan pacar dari Heinz-Harald Frentzen. Pasangan ini sempat menetap di Monaco, namun Schumi lebih memilih untuk mengasingkan keluarganya dari dunia selebritis, hingga akhirnya ia memilih untuk menetap di Swiss bertetangga dengan Felipe Massa dan Jean Alesi.
Untuk urusan musik, Schumi adalah fans dari band Red Hot Chili Peppers. Lagu favoritnya adalah "By the Way", ia menganggap bahwa beberapa bait lirik dari lagu itu mempunyai pengertian yang mendalam bagi hatinya. Diluar balap mobil, Schumi juga adalah seorang penggemar sepeda motor, bahkan dia lebih senang mengendarai motor saat datang dari hotel ke sirkuit. Teman dekatnya dari ajang balap motor adalah Michael Doohan, Valentino Rossi, dan Casey Stoner.